Penting Dilakukan, Cek Selalu Kadar Asam Urat Dalam Tubuh, Ini Batasnya

Kebiasaan gaya hidup yang buruk dapat menyebabkan berbagai penyakit dalam tubuh kita.

Salah satunya adalah yang dikenal sebagai asam urat atau gout.

Telinga sobat keamanan mungkin sudah tidak asing lagi dengan penyakit asam urat, namun kenyataannya masih banyak yang mengabaikannya.

Banyak orang yang belum memahami apa itu asam urat dan bahayanya bagi tubuh.

Padahal, selain kolesterol dan gula darah, Anda juga perlu memperhatikan kadar asam urat dalam darah Anda.

 

Dengan diluncurkannya Mayo Clinic, asam urat justru dapat larut dalam darah dan dikeluarkan melalui urin.

Namun, ketika hadir dalam jumlah besar, asam urat dapat menumpuk dan menyebabkan radang sendi.

Radang sendi ini dapat terjadi di banyak bagian tubuh, terutama di pergelangan kaki, lutut, jempol kaki, dan jari kaki.

Bagaimana asam urat terjadi?

Kelebihan asam urat menyebabkan kristal menggumpal di persendian.


Kristal ini menyebabkan peradangan dan menyebabkan rasa sakit dan bengkak.

Ada satu hal yang bisa Anda lakukan untuk mencegah penyakit ini, yaitu dengan melakukan pemeriksaan rutin.

Sangat mudah untuk memeriksa kadar asam urat dalam tubuh.

Cara termudah untuk pergi ke fasilitas medis, laboratorium atau apotek.

Banyak apotek sekarang menawarkan tes yang mengukur kadar asam urat dalam tubuh.

 

Lantas, berapa batas normal kadar asam urat?

Kontan.co.id (4 Juli 2021) adalah dr. Joewono Soeroso, Sp.PD-KR, M.Si dan Hafid Alhristian, S.Ked Kadar asam urat yang normal pada setiap orang dapat berbeda-beda, yaitu usia, jenis kelamin, pola makan, dan status kesehatan.

Secara umum, kadar asam urat normal maksimum untuk pria adalah 7,0 mg/dL.

Batas normal kadar asam urat pada wanita adalah 5,7 mg/dL.


 Ketika tingkat yang dihasilkan selama tes melebihi batas ini, tingkat asam urat dalam tubuh tinggi, yang disebut hiperurisemia.

Nah sobat tentunya tidak boleh mengabaikan masalah kadar asam urat dalam tubuh untuk bersantai.

Kita perlu memeriksakan diri secara teratur dan yang terpenting menjaga pola makan dan gaya hidup yang baik. (*)

Leave a Comment